funky_manna


Titik Koma dalam Hidup
May 29, 2008, 7:21 pm
Filed under: Just wanna write

Tiga hari bad mood cukup bikin aku kelabakan. Bagaimana kudu ngatasin ya? Yang pasti, aku agak menghindari banyak orang. Jadi, tiga hari tuh boleh dibilang di rumah terus. Hanya keluar rumah kalo lagi ada perlu aja. Perlu ngajar… perlu ngambil honor… hahaha….

On the way ke kampus, tiba-tiba kepalaku dipenuhi sebuah kalimat:

Tak perlu memberi kesan dengan pesona
Tapi tanamkan pesan dengan cinta

Ngomong apa toh ya… Tapi karena kalimat itu terus bergema ya kuambil ha pe dan aku tulis di situ (langsung di save supaya aman).

Di kampus, dapat kabar Dyah sakit. Wah, memeku ini pake acara sakit segala. Pasti dia kecapean tuh. Ngurusin comday (yang aku gagal jadi moderator yang baik), trus dia langsung ke Malang ikut lomba pekan seni mahasiswa.

Nita lumayan sumpek. Jadi, aku ‘baik hati’ membuat dirinya untuk tidak masuk ke kelas sehingga kemarin dua kelas ku handle seorang diri.

Sore, mampir ke kos Dyah. Lihat kondisinya. Masih panas sih… Tapi aku gak banyak komentar  lha gak tau dia sakit apa…  Hanya demi sebuah perhatian, aku cuma bilang, banyak istirahat ya… hahaha… klise banget getu lho… Fera pernah bilang, dia paling sebel kalo ada orang yang sok perhatian. Nah, aku jadi agak sensi getu… (karena kadang2 aku bisa perhatian banget termasuk dengan tukang parkir hahaha…. yang ini asli mengada-ada). Ya karena Frea bilang getu, dan kupikir ada benarnya mungkin gak semua orang bisa tulus menerima perhatian atau mungkin gak semua orang tulus memberikan perhatian, ya sama aja lah… kalo udah gak tulus getu ya pasti sebuah hubungan jadi berantakan…

Balik lagi ke kampus… demi Nita.. yang katanya pingin ngomongin sesuatu… huehehehe…. bantu2 mikir ya gak apa-apa… Lagipula masa puasa karena bad mood sudah berakhir toh?

Mau pulang, Nonik sms, "Boleh nunut, kak?" Oh, boleh…. Gak majalah… eh gak masalah…. Dan, selama perjalanan, Nonik cerita A sampe Z, malah kadang G, L, ama S diulang lagi. Intinya, ya ketulusan itu. Dan, aku share apa yang aku dapat dalam perjalanan ke kampus tadi.

Nonik bilang, "Thanks buat waktunya, ya Kak… Kita udah jarang ketemu. Jadi, Lina (getu dia nyebut dirinya sendiri) tumpahin semua ke kakak. Thanks udah jadi tong sampah Lina." Dia turun dan aku pulang….

Di rumah, Dd telpon, "I miss u, kak…" Kaki pun melangkah ke kosnya. Ngobrol-ngobrol, aku makan ayam dan siomay. Pulang… Capenya…. Tapi aku senang… setidaknya, aku belajar untuk terus bisa berbagi… Ini hanyalah sebuah titik koma dalam hidup. Bukan titik… Hidupku belum berakhir, kan?



Aku dan Kegagalan
May 26, 2008, 7:02 pm
Filed under: Just wanna write

Gagal masuk S-1 Unair sempat buat aku keder untuk ikut ujian apa pun… Konyol ya….
Karena itu, pas mau ujian masuk S-2 Unair, aku ya agak gimana getu… tapi karena aku drama queen, ya aku bisa aja pasang tampang yakin toh…

Puji Tuhan, dengan bantuan doa dan perhatian dari keluarga (meski aku baru tidur jam 4 pagi karena Sasha kudu dibawa ke rumah sakit), Icha, juga beberapa adik-adik, aku berhasil ngelakoni juga. Malah Yani bilang, gak mungkin lah kalo kk gak ketrima… wah, dia gak tau bagaimana tampangku pas ngeliat soal matematika itu hehehe…

Kegagalan memang bukan barang baru bagiku. Dan, aku udah siapkan hati kalo kegagalan itu kudu menyapa aku lagi… Hanya sekarang cara pikirku udah ganti…. Aku tetap harus melakukan yang terbaik, selaras dengan kemampuan yang udah Tuhan beri… dan aku menyerahkan semuanya kepada Tuhan…. (meski kata Fiona, kk jadi sok bijak kalo lagi nervous hehehe….)

Menjadi pribadi hebat bukan berarti gak pernah gagal
tapi berani tetap berdiri tegak meski ada kegagalan…
Semangat!!!!!!



Katanya Bangkit????
May 23, 2008, 7:46 pm
Filed under: INDONESIA

BLT dibagi…
ada yang mau terima… lumayan…. mumpung bisa dapat uang tanpa perlu bersusah payah…. Huh…. payah…. emang duit bisa turun dari langit?

BLT dibagi….
ada yang gak mau terima… kemarin orang-orang buta di Bogor menolak BLT. Kata mereka, lebih baik dipakai untuk sesuatu yang berguna, misalnya menyiapkan lapangan pekerjaan untuk orang-orang cacat… Wah… ini yang membanggakan…

Yang normal kok kalah sama yang cacat…
Siapa sih yang sebenarnya punya hati dan kepala?
Katanya udah bangkit.. 100 tahun lagi?
Lha kok pemerintah malah ngajak kita terpuruk lagi???
katanya mau menegakkan kepala untuk bersaing dengan bangsa lain?
lha kok diajak nunduk untuk meminta-minta???
katanya mau bangkit karena punya harga diri?
lha kok diajarin ngesot tak punya malu?
Jadi, bagaimana ini???

Katanya bangkit????
Cape’ deh…..

24 Mei 2008
(perayaan 100 tahun kebangkitan nasional baru aja 4 hari yang lalu… *meneteskan air mata*)



BBM Naik…. Apa Lagi???
May 23, 2008, 7:38 pm
Filed under: INDONESIA

24 Mei 2008 00.00 WIB
Duenggggg!!!!!! Dengan ini resmi sudah harga BBM di Indonesia mengalami kenaikan sebesar 28% lebih dan untuk kedua kalinya pada masa pemerintahan SBY yang pernah menjanjikan tidak ada kenaikan BBM.

Well, mungkin kenaikan harga BBM merupakan masalah. Tapi saya rasa ini bukanlah akar dari permasalahan. Mari kita cermati.

Satu, harga BBM naik lantaran harga minyak dunia pun merangsek naik menuju ke titik US $ 100 per barrel. Mau tidak mau, untuk menghindari subsidi berlebihan, pemerintah pun ambil langkah menaikkan harga BBM. Harapannya, pemerintah tidak akan ‘tekor’ terlalu banyak.

Dua, Indonesia tergabung dalam OPEC yang artinya Indonesia adalah salah satu negara penghasil / pengekspor minyak. Masalahnya, yang diekspor adalah minyak mentah. Sedangkan kita belum ‘terlalu pandai’ mengolah bahan mentah itu menjadi bahan jadi. Mengapa? Bodohkah bangsa kita? Oh, tentu tidak! Tapi jika tidak ada yang jadi bahan komoditas yang dijual, lalu apa yang bisa jadi uang untuk masuk ke kantong oknum tertentu? Lha urusan pipa saluran minyak yang ditemukan di lepas pantai dan entah milik siapa itu juga gak ada sambungannya. Kalo ini cerita bersambung, ya belum sampe ending, toh… Tapi ya mungkin sengaja gak dibuat endingnya. Kenapa? Coba pikir sendiri hehehehe….

Tiga, urusan yang paling urgent untuk segera diselesaikan dan menjadi masalah utama bagi bangsa ini adalah moral dan mental. Moral kita yang udah lenyap kemana? Gak peduli kawan, sahabat, saudara, kalau urusannya udah uang, semua bisa menguap begitu saja. Moral kita yang membenarkan segala sesuatu asal ada uang yang melicinkan segalanya. Moral yang mencari keadilan dengan caranya sendiri, yaitu cara memperoleh uang untuk kesenangan dan masa depan diri sendiri.
Mental aji mumpung yang berpikir segala sesuatu perlu kita raih sementara kita mendapatkan posisi yang bagus dan kursi yang empuk. Mental ‘kapan lagi’ yang membuat kita lebih mudah memperkaya diri dan lupa pada janji untuk meningkatkan derajat sahabat dan kerabat serta orang-orang lain yang melarat.

Empat, akar masalah dapat dituntaskan ketika kita mau kembali berbalik pada jalan Tuhan dan rencana Tuhan bagi manusia. Firman Tuhan mengatakan kita akan diberkati dengan tujuan agar kita memberkati. Sayang, banyak di antara kita yang ‘lupa’ atau ‘pura-pura lupa’, tidak tahu atau pura-pura tidak tahu; seharusnya kita menjadi berkat bagi sesama. Jadilah kita sebagai bangsa yang sibuk memperkaya diri sendiri. Kata Papa saya, kalo melarat jadi kaya gak inget sama yang masih melarat, malah memperkaya diri sendiri. Itu ada benarnya, karena moral yang tersedak di kerongkongan dan mental yang terhenti untuk berpihak pada orang lain.

Tapi sekarang BBM udah naik. Lalu mau apa lagi????
Kudunya jadi bahan kita berkaca, pantaskah kenaikan itu terjadi? Bila saja, kita mau berhenti memperkaya diri sendiri…..

Sebagai tambahan, kekayaan pribadi George W. Bush melorot sejak dia jadi presiden 8 tahun yang lalu… sebuah keadaan yang tidak biasa bagi bangsa ini, kan?



Surat Keterangan Kelakuan Baik
May 22, 2008, 8:45 pm
Filed under: INDONESIA

Indonesia…
aku mau cerita ya…
aku kan udah diterima di S-2 Unair
ya bulan Juni nanti baru daftar ulang
ya pake foto dan lihat ijazah S-2 yang asli
ya kudu siap uang daftar ulang untuk ganti kartu mahasiswa (bisa dipake kartu kredit sekalian apa gak ya?) juga jas almamater, ya udahlah…
aku masih bisa maklum dengan itu…
aku sekarang juga dimintain surat keterangan kelakuan baik…
itu yang buat aku cukup bingung juga.. mana ngurusnya rumit segala…
walah, apa wajahku yang imut dan tak berdosa itu belum bisa menunjukkan kalo selama ini aku udah jadi warga negara yang baik? hahahaha…. Atau memang terlalu banyak penipu dan penjahat berwajah imut dan innocent???
atau kita memang masih sulit untuk bisa membebaskan diri dari segala mcam belenggu birokrasi ya…
Tapi mau tidak mau harus tetap ngurus SKKB itu kan?
meski hati kecilku berontak, tapi keinginan untuk sekolah lebih besar.
sekali lagi, aku harus patuh pada sebuah birokrasi meski tatanan ini tak memberi kemudahan bagiku… seorang warga negara yang hanya ingin sekolah …

23 Mei 2008



Indonesia Bisa….
May 20, 2008, 7:23 pm
Filed under: INDONESIA

Mulai hari ini, kutambahkan satu kategori lagi dalam blog ini.
Tentang Indonesia….

Semangat 100 Tahun Kebangkitan Bangsa kudunya menggelorakan jiwa kita yang selama ini telah terbelenggu atma konsumerisme dan hedonisme berkepanjangan.
Kudunya menggetarkan sukma kita yang selama ini terjajah lagi oleh budaya kemapanan dan pelbagai fasilitas yang memudahkan sehingga membuat kita jadi manja dan terlena.
Nonton pertarungan semi final Thomas Cup buat aku kepingin nangis. Taufik Hidayat dibuat ‘ngeper’ oleh pemain Korea yang peringkatnya di bawah dia. Bisa jadi aku cuma penonton yang bisa komentar. Tapi keliatan banget Taufik gak nyoba untuk berjuang sampe abis-abisan. Beda banget pas aku nonton final Uber cup.
Maria Kristina juga Liliyana Natsir dan Vita Mariska sampe gelundungan menggapai shuttle kock supaya nilai lawan gak nambah. Padahal jelas-jelas mereka tuh di bawah level pemain Cina. Dari segi teknik, memang mereka kalah. Tapi dari sisi semangat, wow…. ini yang asyik banget. Indonesia emang pasti bisa…

Minggu lalu, mahasiswaku kena ‘gampar’ kupingnya. Aku ‘ngamuk’ di kelas lantaran mereka terlalu manja dan gak punya semangat juang (Gak semua, sih….). Kenapa??? Terbelenggu fasilitas dan segala kemudahan. Mungkin ada di antara mereka yang mikir bahwa uang bisa membeli segala-galanya tanpa nyadar kalo itu uang bapaknya. Padahal, kalo mereka mau sedikit berjuang, menghilangkan rengekan itu dari dasar hati, melenyapkan wajah manyun dari wajah mereka yang cantik dan ganteng itu…. mereka pasti bisa…. Indonesia bisa….

Memang tak mudah menata Indonesia yang telah carut marut oleh penjajahan…
yang telah diberantakan oleh perang….
tapi itu kan dulu…
itu sudah lama berlalu….
kita emang baru merdeka 60 tahun lewat…
tapi kita udah bangkit 100 tahun….
kudunya kita benar-benar memberikan citra diri sebagai bangsa yang terhormat dan punya harga diri
malu untuk meminta dan mengemis tapi bangga memberi dan berbagi…
Aku hanya satu dari sekian ratus juta pribadi dalam tubuh bangsa ini….
Aku tak muluk ingin mengubah wajah bangsa ini…
setidaknya, aku akan mulai dari diriku sendiri…
kemapanan adalah landasan untuk memacu diri untuk lebih baik
kemudahan adalah sarana untuk berjuang untuk lebih baik
keberadaan adalah pengakuan diri bahwa aku bisa….

21 Mei 2008



Terima kasih…..
May 18, 2008, 8:56 pm
Filed under: Just wanna write

Pingin kuliah S-2 komunikasi udah lama banget.
Tapi gak pernah terlaksana. Sekarang baru kebuka deh…. urusannya ada pada motivasi.. mungkin beberapa waktu lalu, motivasiku gak jelas.. cuma kepingin tambah pinter tapi gak tau ilmunya mau dikemanain. Makanya, tiap kali ada kesempatan, eh malah jadi kesempitan… maksudnya, ada aja yang buat gagal.
Misalnya, tahun 1997, udah ada yang nawarin bea siswa ke Aussie.. itu bisa fail sampe 3 kali… wadohhhhhh….

Trus taon 2000 dan 2001 ada kesempatan dapat bea siswa dari Rotary… Itu juga gagal bukan karena gak ketrima tapi karena ada hal lain yang jadi prioritas Rotary sehingga program bea siswa tahun itu dibatalkan.
Ya akhirnya mikir, ya sekolah sendiri aja. kalo ada dana, ya pasti bisa sekolah, kan…
Taon 2002, ngajar kan? Tapi masih gak sanggup bayar biaya pendidikan, jadi ya kudu sabar dulu… berkali-kali ada yang ngasih masukan untuk full time ke sat lembaga supaya bisa dibayarin studi. Tapi aku ngerasa gak asyik aja dengan cara getu. Aku kudu tau apa motivasiku sekolah. Sampe dua tahun lalu, aku mulai mikir bahwa aku kudu belajar lebih banyak supaya aku bisa berbagi dengan mahasiswaku.

Aku sampe’in itu ke Ayah Daniel. Gak ada tanggapan.
Awal tahun ini, aku sampaikan lagi ke Ayah. Ajaib… SMS-ku dibalas… "Setuju 1 juta%" Meski aku tau gak ada sejuta persen, tapi aku tau itulah tanda persetujuannya. Papa mama sih gak pernah masalah dengan kerinduanku yang ini.
Biaya… ini lagi masalahnya. Ya udah… Ayah Dan siap ngasih biaya… Gak sampe satu bulan, Ko Tono nanya tentang rencanaku sekolah. Mungkin aja Ayah Dan hubungi Ko Tono… gak tau deh.. Intinya, Ko Tono siap bantu aku.

Jumat, 9 Mei lalu aku daftar setelah dibantu rekomendasi dari Prof. Thomas Santoso dan Pak Sudono Sueb (mantan dosen yang kini anggota DPRD tk. I Jatim). Pak Ronny (mantan Dekan Fikom Petra) juga ngasih dukungan. Wah, aku ngerasa kayak perwakilan Miss Indonesia getu deh… hehehehe…. gak nyambung, kan?

Sabtu subuh.. Sasha sakit dan buat semua orang (kecuali jeje) gak bis tidur sampe pagi. padahal jam 8 aku kudu ujian tulis di Unair. Yach… semua kuserahkan pada Tuhan. Aku juga gak belajar. Lha gak dikasih tau apa bahan ujiannya.

Ketika lembar pertama kubaca, nah lo…. urusan bahasa, verbal, logika, masih bisa kutangani. Nah, matematika???? Wadohhhhhhhhhhhhhhhhh…. Ya udah lah… Lembar kedua, bahannya bahasa Inggris. Bukan ngesok. Tapi yang ini lebih yakin, deh :)

Ngantuk, capek, bingung, ya kuserahkan saja lembar jawaban. Trus nunggu lagi untuk wawancara. Jam 1 lebih, aku baru dipanggil…. Gak ada yang aneh tuh. Malah diajak ngobrol soal mata kuliah yang kuampu di Fikom Petra. Ditanya, "Kok gak jadi dosen tetap aja???"  Jawabanku diplomatis lah…

Katanya, Rabu pengumuman. Tapi diundur Jumat. Aku baru liat Sabtu. YES!!!! diterima…. hehehehe…. Sejujurnya aja, semua orang yakin banget aku bakal diterima. Tapi aku justru gak terlalu yakin :) Semua itu adalah rencana Tuhan. Bukan hanya untuk kebaikanku tapi untuk kebaikan semua orang di sekelilingku.

Thanks buat Pak Ronny Mustamu, Pak Thomas Santoso, Pak Sudono Sueb, Ayah Daniel Alexander, Koko Soetono, keluargaku…. Doakan bisa belajar dengan baik dan kelar tepat waktu ya…. (mengingat aku udah gak biasa belajar rutin lagi…)

Thanks juga buat para mahasiswa dan mantan mahasiswaku… karena kalian udah jadi motivator yang luar biasa…. Ripta, kita ketemu lagi… sebagai teman kuliah hahahaha….

Surabaya, 19 Mei 2008



Sebuah Rencana
May 18, 2008, 8:39 pm
Filed under: Just wanna write

Jumat, 9 Mei 2008 kudunya ada kuliah tamu di Fikom Petra. Pembicaranya Pak Errol Jonathan. Aku udah rencana datang, malah rencana jemput Acha setelah rencananya bezoek Wilsa yang rencananya kulakukan setelah registrasi S-2 di Unair.
Tapi itulah rencana….

Pagi itu, aku ke tempat pendaftaran S-2 Unair di Jalan Dharmawangsa. Itu emang hari terakhir. Dan, aku sama sekali gak nyangka kalo kudu ngantre sedemikian panjang dan lama.. wow… Sambil ngantre, aku liat tumpukan map yang udah menggunung. Dan tiap-tiap map itu… hmmm… tebel-tebel bo’… Aku ngelirik, ya ampun… ada yang menyertakan skripsi entah karya ilmiah apa, trus ada yang ngasih setumpuk sertifikat… weks…. Aku lirik map yang kubawa… tipis… hehehe…. Tapi, aku tetep maju… biar tipis tetap narsis…. it’s one of the way to be exist… hohoho… Map ku itu nangkring di atas tumpukan itu.

detik demi detik berlalu… aku sms wilsa… eh dia udah pulang ke rumah. Gak jadi bezoek…. Trus sms Acha… "Cha, kayaknya kk gak bisa jemput deh… Minta tolong Vivi, ya…" Nah, Acha ini tipikal adik baik. Dia langsung mengiyakan tanpa tanya ba bi bu dan gak pake acara mecucu… :)

Jam 11 kurang, tumpukan map juga belon berkurang separo. Pfffff… rencana kuliah umum bisa batal deh.. dan ya emang gak jadi ikut kuliah umum… rencana hari itu ancur deh…

Jam setengah 2 siang, urusan kelar… dengan menghancurkan rencana yang lain… tapi selalu ada yang baik di balik semua yang terjadi… jadi kenal dengan beberapa orang dan itu rencana indah juga, bukan?



Cinta Itu dibagi….
May 18, 2008, 8:17 pm
Filed under: Just wanna write

beberapa minggu lalu, saat di makasar, aku baca buku Chuck Swindoll. Keren abis… udah aku bahas di review kan?
dalam buku itu, ada kalimat:

lonceng baru disebut lonceng bila dibunyikan
cinta baru disebut cinta bila dibagikan

bertambah pemahamanku tentang arti sebuah cinta
selama ini aku udah paham kalo kita bisa memberi tanpa cinta
tapi jika kita mencinta maka kita pasti memberi
…… ugh… cinta itu hanya ada bila memberi… bila berbagi….
selama ini kita sering mengatakan cinta…
tapi kita justru egois… kita ingin mendapat, bukan memberi
kita ingin memperoleh bukan berbagi…
apakah kita mencintai seseorang?
apakah kita sudah memberikan yang terbaik untuknya?
atau kita hanya ingin mendapatkan yang terbaik darinya?
benarkah kita mencintainya????



Sasha Sakit
May 12, 2008, 7:33 pm
Filed under: Just wanna write

Kamis sore aku jemput Sasha dan keluarganya.
Dd Vlo kan ultah jadi kita semua mau ditraktir makanya Sasha dan keluarga tidur di rumah.
Pas dijemput, Sasha agak panas.
Tapi dia masih bertingkah kayak biasa. Dia kan emang gak bisa diem. Persis….
Kamis malam panas. Dokter ditelpon, mungkin radang tenggorokan. Tapi aneh, dia makan gak ada masalah.
Jumat sore kami main ke ptc. Malamnya, panas lagi.
Sabtu jam 2 pagi, dia nangis kesakitan. Perutnya panas. Badannya juga panas. dia mengeluh perutnya sakit. Akhirnya, dia dibawa ke Mitra Keluarga. Jam setengah lima pagi, pulang ke rumah. Suhu badannya normal. Tidur enak banget.
Pagi bangun juga gak ada masalah. Tes urine normal.
Eh, siang jam 2, panas lagi. Jam 3 sore dibawa ke Mitra lagi. Jam 4 lewat pulang dan gak ada masalah. Tes darah normal. Bingung, kan? Dia emang sedikit rewel, tapi itu karena dia ngantuk hanya aja gak mau tidur.
Minggu subuh jam 2, untuk ketiga kalinya Sasha dibawa ke Mitra. Begitu panas turun, pulang ke rumah jam 4 lewat. Minggu jam 10 pagi, Sasha dibawa ke dokternya, dr. Desember (namanya asyik ya….). Dokter itu bilang, Sasha salah obat. makanya perutnya panas. Senin pagi kemarin dia benar2 udah ceria tapi badannya ada bercak2 merah.
Pagi ini, Sasha periksa lagi. Dokter bilang gak masalah. Puji Tuhan….
Satu hal yang aku pelajari dari si kecil Sasha… dia sakit tanpa mengeluh. Sesekali, air matanya menetes pelan di pipi. Kami semua terharu ngeliat ketabahan Sasha.
Dalam kondisi perut panas dan nahan sakit, dia masih bisa ngajak adiknya, Axel, main.
Ya, Tuhan sertai Sasha ya…. Tuhan berikan yang terbaik buat Sasha… masa depannya, pasangan hidupnya, cita-cita dan harapannya semua berserah pada Tuhan…

I love u, Sasha…. :)